Saturday, October 25, 2008

Upacara Oh Upacara

Aku jadi ingat waktu pertama ku duduk di bangku perkuliahan sebagai mahasiswa, terus terang aku senang banget waktu itu, ya akhirnya aku jadi mahasiswa juga, gak perlu lagi pake seragam, dan gak perlu lagi bayar uang OSIS (hehehehehehe).

Tapi setelah semuanya berjalan sampai sekarang, akhirnya aku merasa ada yang hilang, ada suatu hal di SMA yang tidak lagi kurasakan saat d bangku perkuliahan (ya, tentunya selain kebersamaan dengan teman2 di SMA dulu. Dan aku baru menyadari hal itu di hari Senin pagi ketika melewati sebuah sekolah. Ternyata aku kangen dengan upacara yang dulu ada di setiap senin pagi di masa aku masih sekolah.

Aku juga kurang ngerti kenapa di perkuliahan gak ada upacara bendera, apa karena gak ada yang mau ditugasin bawa bendera, atau ada waktu klo seandainya ada upacara atau karena jadwal kuliah yang yang selalu berganti di setiap semesternya??? Aku juga gak tau jawabannya yang mana, yang jelas selama setahun aku kuliah di sini, aku gak pernah merasakan lagi upacara di senin pagi (boro-boro tiap senin, upacara 17 Agustus-an yang sekali setahun aja kagak ada...).

Ya mungkin dari sekian banyak orang hanya aku yang merindukan upacara bendera. Aku sendiri gak ngerti kenapa aku pengen banget ikutan upacara bendera lagi kayak dulu?? Mungkin karena dulu aku upacaranya gak serius kali ya, makanya jadi kepikiran terus..heheheh..yang jelas ku nyesal juga sih, kenapa dulu kalau ada upacara aku pasti kurang meresapinya (heheheheheh)...

Ya mudah-mudahan aja pas 17 Agustus-an tahun depan ku bisa ikut upacara, moto-moto pas lagi upacara lah...hehehehehe

^_^

Sahabat

Memang sulit menemukan orang yang mengerti akan diri kita, bahkan kadang kita sendiri merasa kita tidak mengerti kita itu bagaimana, untuk tu kita perlu beberapa pendapat orang tentang diri kita yang nantinya akan menjadi bahan referensi sendiri bagi diri kita agar kita jadi orang yang lebih baik lagi. Terus darimana kita meminta pendapat tentang itu semua???? Ya salah satunya adalah sahabat.

Sahabat..Di dunia ini semua orang pasti punya sahabat atau minimal pernah punya sahabat di dalam perjalanan hidupnya. Sebenarnya apa sih arti dari kata sahabat itu sendiri (Aku nanya arti bukan berarti defenisi dari kata sahabat yang ad di kamus besar bahasa Indonesia loh ya!!! Tapi lebih ke maksud dari kata itu ^_^). Banyak orang bilang "sahabat adalah segalanya", terus ada juga yang bilang, "sahabat adalah orang yang selalu ada di saat kita senang dan susah", terus ada juga yang bilang, "hidup tanpa sahabat itu hampa" dan sampai ada yang bilang, "sahabat lebih penting daripada pacar". Lalu apakah memang begitu adanya???

Yang pertama, "sahabat adalah segalanya", untuk pernyataan yang satu ini aku agak kurang setuju karena menurutku ada yang lebih penting dari sahabat, ya misalnya hubungan kita dengan Tuhan kita, Tapi kita gak usah bawa SARA sini y, untuk itu kita lewatkan aja yang atu ini..Terus yang kedua, "Sahabat selalu ada disaat kita senang dan susah", tapi kenapa sebagian orang bilang sahabat hanya ada disaat kita lagi senang karena kalo kita lagi senang pasti orang yang disekitar kita pasti kecipratan kesenangan dari kita, giliran lagi susah gak ada yang bantuin, atau mungkin giliran kita susah semua jadi pada ikutan punya masalah sampai gak ada yang bisa bantuin kita untuk keluar dari masalah kitaku, ku juga gak ngerti mana yang bener nih. Trus yang ketiga, "hidup tanpa sahabat itu hampa", untuk yang ini aku setuju banget, soalnya ku sendiri udah ngerasai waktu pertama kali aku hijrah ke Jogja dan saat itu aku belum punya temen baru, ku benar2 merasakan kehampaan yang sangat teramat dalam (koq jadi mendramatisir gini sih???), Tapi yang emang gitu adanya. Terus yang keempat, yang selalu jadi kontroversi dimana-mana dan juga bisa mencakup ketiga hal yang udah dibahas sebelumnya, "sahabat lebih penting daripada pacar", apakah memang gitu??? sekarang aku tanya, Siapa sih yang gak senang punya pacar, semua orang pasti akan merasa senang, senang banget malah (hehehehehe), tapi karena kita terlalu larut dalam kesenangan kita, kadang kita sejenak melupakan sahabat kita yang sebenarnya selalu men-support kita bahkan ikutan senang karena kita punya pacar, dan bahkan sahabat kita gak sekedar dukung kita aja tapi juga bantuin kita, hanya saja kadang kita melupakan hal itu setelah kita jadian, jujur aja ku juga pernah melakukan hal itu (i'm sorry my plendzzzz!!!). dan terus disaat kita ada masalah dengan pasangan kita, kita baru berlari ke sahabat2 kita sambil memperlihatkan kesedihan + kemarahan yang kadang juga disertai dengan air mata. Apa hanya itu gunanya sahabat, menjadi tempat kedua disaat tempat pertama sudah mulai rubuh, atau hanya disaat itulah kita baru ngerasa sahabat itu lebih penting dari pasangan kita???

Ya itu cuma beberapa pendapat ku dan beberapa pendapat dari sahabat2 ku yang pernah aku atau mereka alami sendiri. Untuk itu aku mohon maaf jika ada dari kata - kataku yang menyinggung hati teman - teman sekalian. Ya namanya juga pendapat kadang bisa diterima kadang enggak sama sekali. Yang pasti aku senang punya banyak sahabat, dan yang pasti aku percaya mereka dapat diandalkan dan untuk sahabat2 ku juga, yakinlah klo aku juga dapat diandalkan dan siap membantu kalian setiap saat dalam kondisi senang ataupun susah , walaupun jarak memisahkan kita...hehehehe...sukses terus untuk para sahabatku..salam persahabatan...

^_^

...
...

Tuesday, October 14, 2008

menampilkan foto di java (script sederhana)

public class tugas extends javax.swing.JFrame {

public tugas() {
initComponents();
this.setTitle("tugas");
}

private void initComponents() {

jLabel1 = new javax.swing.JLabel();
jLabel2 = new javax.swing.JLabel();
jLabel3 = new javax.swing.JLabel();
jLabel4 = new javax.swing.JLabel();
jTextField1 = new javax.swing.JTextField();
jTextField2 = new javax.swing.JTextField();
jTextField3 = new javax.swing.JTextField();


setDefaultCloseOperation(javax.swing.WindowConstants.EXIT_ON_CLOSE);

jLabel1.setText("Nama");

jLabel2.setText("NIM");

jLabel3.setText("Kelas");

jLabel4.setIcon(new javax.swing.ImageIcon("D:\\rulee.gif")); //isikan dengan url file foto anda dalam forma .gif

jTextField1.setText("Rully Satri Yudha");

jTextField2.setText("07.11.1805");

jTextField3.setText("S1-TI-3G");



javax.swing.GroupLayout layout = new javax.swing.GroupLayout(getContentPane());
getContentPane().setLayout(layout);
layout.setHorizontalGroup(
layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(28, 28, 28)
.addComponent(jLabel4, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 86, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
.addGap(43, 43, 43)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addComponent(jLabel2)
.addComponent(jLabel3)
.addComponent(jLabel1))
.addGap(27, 27, 27)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addComponent(jTextField2, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
.addComponent(jTextField1, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, 179, Short.MAX_VALUE)
.addComponent(jTextField3, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, 179, Short.MAX_VALUE))
.addContainerGap())
);
layout.setVerticalGroup(
layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(70, 70, 70)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.BASELINE)
.addComponent(jLabel1)
.addComponent(jTextField1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.BASELINE)
.addComponent(jLabel2)
.addComponent(jTextField2, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.BASELINE)
.addComponent(jLabel3)
.addComponent(jTextField3, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 20, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)))
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(52, 52, 52)
.addComponent(jLabel4)))
.addContainerGap(135, Short.MAX_VALUE))
);

pack();
}

public static void main(String[] args) {
java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
public void run() {
new tugas().setVisible(true);
}
});
}

private javax.swing.JLabel jLabel1;
private javax.swing.JLabel jLabel2;
private javax.swing.JLabel jLabel3;
private javax.swing.JLabel jLabel4;
private javax.swing.JTextField jTextField1;
private javax.swing.JTextField jTextField2;
private javax.swing.JTextField jTextField3;

}

Linux - Dari Benci, Berujung Cinta

Aku pertama kali liat linux kira-kira waktu aku kelas 2SMA. waktu itu aku lagi maen ke tempat teman SMA dan kebetulan abang temanku lagi senang-senangnya bereksperiment dengan linux. Hal pertama yang muncul dalam pikiranku waktu itu adalah,,"apa sih linux ini",,"gk keren banget deh",,"ah gamenya gk mnearik sama sekali",,"kenapa sih gk pake windows aj" dan pernyataan-pernyataan lainnya yang intinya menjelekkan linux.

Setelah masuk kuliah,, eh,,,q ketemu lagi ama linux yang kebetulan dijadiin sistem operasi di dingdong kampusku (komputer gratis yg konek ke internet,,biasanya ad 2-4 di tiap gedung kampusku ^_^). Dan seiring dengan berjalannya waktu aku jadi sering banget ketemu sama linux. Awalnya aku ikut acara di kampus gitu,,yang isinya memperkenalkan windows vista dan linux ubuntu (waktu itu ubuntu 7.04). dan disana aku baru tau ternyata linux itu sistem operasi yang berbasis open source,, disitu juga di jelasin kalo linux itu hampir gak kenal sama yang namanya virus dan waktu itu aku juga liat tampilan 3D desktop dengan beryl-nya itu,,dan saat itu juga ku langsung mikir, "keren banget ni linux",,"powerfull banget pula". Mulai saat itu juga aku jadi pengen nyobain linux.

Distro linux pertama yang ku coba "Ubuntu 7.04 (Fiesty Fawn)". aku bisa dapat distro itu karena ngopy isonya dari kakak kelas yang kebetulan jadi asisten praktikum untuk kelasku. begitu sampe di rumah,, aku langsung burning tu iso,, trus restart komputer dan langsung ke tahap penginstalan linux di laptopku. Proses instalasi berjalan cukup lancar karena aku pakenya linux live cd yang uda support GUI (bukan alternate-nya). Dan betapa kecewanya aku waktu liat hasil instalasi linuxnya gk ada desktop effectnya sama sekali dan juga soundnya sama sekali tidak terdengar.

Awalnya sempat mau nyerah juga sih, tapi juga penasaran. Ku tereus nanya-nanya gimana caranya supaya semua hardware ke detect dengan baik di linux. Akhirnya aku ketemu sama orang yang laptopnya sama persis dengan ku, dia peke linux mint (turunannya ubuntu), tapi kami cuma ketemu sekilas dan kebetulan batre laptop ku habis jadi gk sempat nanya-nanya. Gak lamasetelah itu aku ketemu lagi sama orang yang laptopnya sama denganku, tapi dia pake distro yang beda lagi, disitulah aku pertama kali liat Open SuSe (waktu itu masih versi 10.2). aku juga ikut nyobain pake Open SuSe waktu itu, alhamdulillah akhirnya sound dan vga terdeteksi juga dengan menginstall beberapa packets dan sedikit konfigurasi, tapi masalah belum selesai Wireless Card ku belum kedetect, dan ternyata vendor Wireless cardnya beda denganku walaupun seri laptopnya sama.

Ku terus nyari-nyari sampai ku tanyain pertanyaan yang sama di beberapa forum, akhirnya berkat bantuan teman-teman di forum dan bantuan dari mas-mas di KPLI jogja semua hardware ke detect juga semuanya.

Itulah sedikit pengalamanku dengan linux, setelah sekitar 4 bulan aku mencari solusinya, akhirnya kutemukan juga jawaban dari semuanya, dan sekarang aku jadi semakin tertarik dan mulai tergantung sama linux ku (linux mint 4), sampai sekarang pun aku masih asik bereksperiment dengan linux dan aku punya impian punya distro sendiri (hehehehehe).

Go Open Source,,, GO Linux!!!!!!

^_^