Tuesday, October 14, 2008

Linux - Dari Benci, Berujung Cinta

Aku pertama kali liat linux kira-kira waktu aku kelas 2SMA. waktu itu aku lagi maen ke tempat teman SMA dan kebetulan abang temanku lagi senang-senangnya bereksperiment dengan linux. Hal pertama yang muncul dalam pikiranku waktu itu adalah,,"apa sih linux ini",,"gk keren banget deh",,"ah gamenya gk mnearik sama sekali",,"kenapa sih gk pake windows aj" dan pernyataan-pernyataan lainnya yang intinya menjelekkan linux.

Setelah masuk kuliah,, eh,,,q ketemu lagi ama linux yang kebetulan dijadiin sistem operasi di dingdong kampusku (komputer gratis yg konek ke internet,,biasanya ad 2-4 di tiap gedung kampusku ^_^). Dan seiring dengan berjalannya waktu aku jadi sering banget ketemu sama linux. Awalnya aku ikut acara di kampus gitu,,yang isinya memperkenalkan windows vista dan linux ubuntu (waktu itu ubuntu 7.04). dan disana aku baru tau ternyata linux itu sistem operasi yang berbasis open source,, disitu juga di jelasin kalo linux itu hampir gak kenal sama yang namanya virus dan waktu itu aku juga liat tampilan 3D desktop dengan beryl-nya itu,,dan saat itu juga ku langsung mikir, "keren banget ni linux",,"powerfull banget pula". Mulai saat itu juga aku jadi pengen nyobain linux.

Distro linux pertama yang ku coba "Ubuntu 7.04 (Fiesty Fawn)". aku bisa dapat distro itu karena ngopy isonya dari kakak kelas yang kebetulan jadi asisten praktikum untuk kelasku. begitu sampe di rumah,, aku langsung burning tu iso,, trus restart komputer dan langsung ke tahap penginstalan linux di laptopku. Proses instalasi berjalan cukup lancar karena aku pakenya linux live cd yang uda support GUI (bukan alternate-nya). Dan betapa kecewanya aku waktu liat hasil instalasi linuxnya gk ada desktop effectnya sama sekali dan juga soundnya sama sekali tidak terdengar.

Awalnya sempat mau nyerah juga sih, tapi juga penasaran. Ku tereus nanya-nanya gimana caranya supaya semua hardware ke detect dengan baik di linux. Akhirnya aku ketemu sama orang yang laptopnya sama persis dengan ku, dia peke linux mint (turunannya ubuntu), tapi kami cuma ketemu sekilas dan kebetulan batre laptop ku habis jadi gk sempat nanya-nanya. Gak lamasetelah itu aku ketemu lagi sama orang yang laptopnya sama denganku, tapi dia pake distro yang beda lagi, disitulah aku pertama kali liat Open SuSe (waktu itu masih versi 10.2). aku juga ikut nyobain pake Open SuSe waktu itu, alhamdulillah akhirnya sound dan vga terdeteksi juga dengan menginstall beberapa packets dan sedikit konfigurasi, tapi masalah belum selesai Wireless Card ku belum kedetect, dan ternyata vendor Wireless cardnya beda denganku walaupun seri laptopnya sama.

Ku terus nyari-nyari sampai ku tanyain pertanyaan yang sama di beberapa forum, akhirnya berkat bantuan teman-teman di forum dan bantuan dari mas-mas di KPLI jogja semua hardware ke detect juga semuanya.

Itulah sedikit pengalamanku dengan linux, setelah sekitar 4 bulan aku mencari solusinya, akhirnya kutemukan juga jawaban dari semuanya, dan sekarang aku jadi semakin tertarik dan mulai tergantung sama linux ku (linux mint 4), sampai sekarang pun aku masih asik bereksperiment dengan linux dan aku punya impian punya distro sendiri (hehehehehe).

Go Open Source,,, GO Linux!!!!!!

^_^

No comments: